Pemkab Kutim

Ikan Asin Air Tawar Kutim Diminati Investor Cina

Loading

Muara Bengkal, Citizens.co.id – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengungkapkan bahwa potensi produk ikan asin air tawar dari daerah ini menarik minat investor Cina. Hal ini disampaikan Bupati saat panen raya melon di Teluk Pandan baru-baru ini.

Menurut Bupati, investor Cina tertarik membeli dan memasarkan kembali 7 ton (ikan asin air tawar) per bulan. Rinciannya ikan asin sepat siam 5 ton dan 2 ton ikan asin haruan atau ikan gabus.

Saat ini, ikan asin air tawar diproduksi dan dikembangkan di Kecamatan Muara Ancalong dan Muara Bengkal, tepatnya Desa Senambah dan Desa Malupan.

Kepala Desa Senambah Ahmad Lamo membenarkan ikan asin air tawar cukup besar dan menjadi produk unggulan Desa Senambah. Menurut Ahmad Lamo, jenis ikan asin air tawar yang diproduksi masyarakat Desa Senambah antara lain berbahan baku ikan sepat siam, ikan gabus atau haruan, ikan biawan dan ikan tomang.

Untuk saat ini, produksi ikan asin air tawar dari daerahnya sudah dikirim untuk memenuhi pesanan ke Bekasi dan Cirebon. Biasanya produksi ikan asin lebih dulu dikumpulkan oleh para tengkulak atau pengepul yang ada.

Kepala Desa Malupan Iriansyah mengapresiasi dukungan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman yang begitu peduli dan memperhatikan masyarakat kecil, khususnya warga yang berusaha memproduksi ikan asin.

Dengan produksi ikan asin yang masih banyak ragam menyesuaikan musim, pihaknya saat ini baru sanggup memproduksi sekitar 30 ton. Namun jika sedang bukan musim ikan, maka produksi hanya di kisarang 10 ton. Hasilnya dijual hingga ke Banjarmasin.

Peluang Besar untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

Potensi ikan asin air tawar dari Kutim ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Hal ini dikarenakan ikan asin air tawar memiliki kandungan vitamin A yang tinggi dan diminati oleh masyarakat Cina.

Untuk meningkatkan potensi tersebut, pemerintah daerah perlu memberikan dukungan, antara lain melalui pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat dalam memproduksi ikan asin air tawar yang berkualitas. Selain itu, pemerintah daerah juga perlu meningkatkan promosi dan pemasaran produk ikan asin air tawar Kutim ke pasar internasional. (Adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button