Dinsos Kutim Gagal Bujuk Orang Tua Penjual Es Lilin Cilik untuk Kembali Sekolah

![]()
Sangatta, Citizens.co.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kutai Timur (Kutim) menegaskan telah melakukan pendekatan dengan orang tua dari penjual es lilin cilik yang masih berusia sekolah. Namun upaya tersebut gagal, karena anak tersebut masih terus terlihat berjualan di pinggir jalan.
Kepala Dinsos Kutim Dr. H. Ernata Hadi Sujipto mengatakan, pihaknya telah melakukan pendekatan sebanyak lima kali kepada orang tua anak tersebut. Orang tua anak tersebut diketahui bekerja sebagai sopir taksi dan warung.
“Dinsos sudah menjelaskan bahkan menawarkan akan menanggung biaya sekolah anak tersebut dari SD, SMP hingga SMA, namun repond yang di dapatkan dari orang tua masih belum mau,” ungkap Kadinsos saat dijumpai seusai mengikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan, Jumat, (10/11/2023).
Menurut Ernata, ada indikasi anak tersebut ditekan oleh orang tuanya untuk berjualan. Hal ini terlihat dari larangan pulang sebelum es lilin yang dijual habis.
“Karena ada indikasi anak itu di tekan, tidak boleh pulang kalau es belum habis,” ungkap Ernata.
Oleh karena itu, Dinsos Kutim akan terus mengupayakan agar anak tersebut tidak lagi berjualan melainkan kembali bersekolah. Bahkan, orang tuanya bisa saja dilaporkan ke yang berwajib karena telah mengexploitasi anak.
“Kami akan terus berupaya agar anak itu kembali bersekolah. Jika pendekatan dengan orang tua gagal, kami akan melaporkan orang tuanya ke yang berwajib,” tegas Ernata.
Selain itu, Dinsos Kutim juga akan menjalin komunikasi dengan paguyuban kesukuan anak tersebut. Ernata yakin jika lewat jalur komunikasi kesukuan dapat berhasil. (Adv)








