AdvertorialDPRD Kutai Timur

Ranperda Terkait Pangarusutamaan Gender dan HIV AIDS Akan Segera Diparipurnakan

Loading

Sangatta, Citizens.co.id – Anggota Komisi D DPRD Kutai Timur, Agusriansyah optimis kendati persentase angka serapan anggaran pembangunan baru menyentuh belasan persen, namun proses pengerjaan sedang berlangsung dan pada akhirnya angka persentase akan menunjukkan hasil maksimal

Disisi lain, hal yang membuatnya optimis ialah peran dari sisi pencegahan dan pengawasan yang dilakukan oleh pihak BPKP, BPK dan KPK dalam perencanaan dan pelaksanaan realisasi pembangunan.

“Artinya, sistem pelaksanaan realisasi daripada pembangunan itu kan ada pengawasan, baik pengawasan dari BPKP, pengawasan dari BPK, termasuk pengawasan dari KPK dalam sisi pencegahan dan pengawasan,” tuturnya.

Ditambah lagi, saat ini diketahui pemerintah telah menerapkan sistem MPC. “Jadi saya rasa MCP juga kan sudah mulai diterapkan di Kabupaten Kutai Timur. Ini tentu saya rasa tidak main-main pemerintahan dalam proses,” ujarnya.

Kendati demikian, pembangunan yang mengalami keterlambatan menurut Agusriansyah adalah karena adanya pertimbangan mengenai faktor dimana realisasi yang dilakukan harus menghindari implikasi hukum maupun menimbulkan permasalahan di belakang hari.

“Nah soal misalnya ada keterlambatan yang bisa jadi itu ada faktor-faktor soal regulasi atau soal realisasi yang butuh tidak berimplikasi hukum. Kan faktor pencegahan itu salah satunya adalah sebelum merealisasikan satu program dipastikan dulu betul-betul tidak menyisakan persoalan,” katanya.

Agusriansyah juga menegaskan bahwa setelah sama-sama mendapatkan tanggapan atas persoalan tersebut dari pihak SKPD, dirinya akan tetap memberikan support dan dorongan agar realisasi anggaran pembangunan yang dibutuhkan masyarakat dapat cepat terealisasi.

“Ya ini kan program Perda terbaru 2024 kan masih saya kemarin. Nah, Alhamdulillah minggu-minggu ini insya Allah ada dua Ranperda yang akan diparipurnakan. Mudah-mudahan tidak ada hambatan,” ujarnya.

Agusriansyah melanjutkan bahwa 2 isu yang akan diparipurnakan tersebut terkait Pangarusutamaan Gender dan HIV AIDS. Ia mengatakan 2 hal tersebut merupakan hal yang segera akan disempurnakan lagi dalam Ranperda.ADV

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button