Tindaklanjuti Program Yang Belum Berjalan Asti Mazar Akan Panggil Dinas PU dan Dispora

![]()
Sangatta, Citizens.co.id – Asti Mazar, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) saat ini tengah serius untuk mewujudkan Kabupaten Kutai Timur sebagai kabupaten yang ramah terhadap anak-anak dan dapat memenuhi dan melindungi hak setiap anaknya.
Asti Mazar menyampaikan bahwa kendati saat ini DPRD Kutim yang tengah membahas anggaran tak hanya terbatas pada isu stunting, namun besarnya anggaran tahun 2024 ini tentu akan menjadi sebuah amanah untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat Kutim.
“Ya karena Kalau kami nih Kami DPRD membahas anggaran, bukan hanya masalah stunting tapi semua, kita bahas dan kita selalu meminta ini anggaran khususnya tahun 2024 itu sampai tembus di angka 9,1 triliun itu tiga kali lipat dari anggaran-anggaran yang sudah-sudah gitu,” tuturnya.
Asti Mazar menekankan bahwa setiap pihak-pihak yang terkait harus berkoordinasi dengan baik dalam mewujudkan target-target yang telah disepakati bersama dalam rangka menciptakan tempat yang aman bagi anak-anak Kutim.
“Jadi kalau berkaitan itu sepanjang memang ada niat dari pihak-pihak terkait, saya kira pasti bisa sebenarnya tinggal dikoordinasikan dengan baik saja,” katanya.
Ia menekankan bahwa saat ini Kabupaten Kutai Timur bukan lagi menargetkan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) namun saat ini pihaknya tengah berupaya serius untuk meraih tingkat Nindya.
“Ini juga kita kan target lagi KLA, Kabupaten Layak Anak. Tapi kita akan naik Nindya ya. Kita targetnya Nindya. Kalau kemarin kan di bawahnya. Nah ini juga harus digenjot habis-habisan,” ujarnya.
Disisi lain, Asti Mazar juga menegaskan bahwa ia tak ingin lagi ada sikap saling lempar tanggung jawab atau saling tunjuk-menunjuk dalam menunaikan tugas setiap pihak untuk melaksanakan setiap program-program pemerintahan.
“Nah ini ya, Kan kita belum tahu tuh, iya, Makanya saya bilang ini kan dinas-dinas terkait ini kadang-kadang ya, saya juga nggak paham koordinasinya ke kami ya, karena kan kami nah ini saja ini, salah satu contoh PU Perkim ini belum jalan nih. Dispora belum jalan nih,” ujarnya.
Asti Mazar juga menambahkan bahwa ia berencana untuk memanggil dinas perkin dan PU pada tanggal 10 nanti dan ia juga meminta Dispora yang memang berkaitan dengan olahraga dan pemuda karena menurut informasi yang terakhir didapatkannya Dinas tersebut sedang dalam masa transisi.ADV








