Peserta Aksi Hari Buruh Terbagi Dalam 2 Lokasi, Joni: Yang Penting Tertib

![]()
Sangatta, Citizens.co.id – Memperingati Hari Buruh Sedunia, Pemerintah Kutim menggelar acara meriah bertema “Kerja Bersama Wujudkan Pekerja/Buruh Kompeten” bertempat di Lapangan Polder Ilham Maulana pada 1 Mei 2024 lalu.
Dalam meriahnya acara ini, turut dihadiri pula oleh pemimpin dan tokoh-tokoh penting di Kutai Timur, yakni Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wabup Kutim Kasmidi Bulang, Kapolres Kutim AKBP Ronni Bonic, Kepala Distransnaker Kutim Roma Malau, hingga jajaran ketua dari Serikat Pekerja mulai dari KSPI, SPSI, SPN, SBSI dan Hukatan.
Diketahui bahwa aksi menyambut Hari Buruh di Kutim tersebut terkonsentrasi pada 2 tempat, yaitu di Lapangan Polder Ilham Maulana, Jalan Poros Dayung, dalam tema “Kerja Bersama Wujudkan Pekerja/Buruh Kompeten”, dan satu lagi di kawasan Perkantoran Bukti Pelangi DPRD Kutai Timur.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Joni yang juga menghadiri pergelaran tersebut mengungkapkan apresiasinya dan mengucap syukur karena acaranya berlangsung sesuai yang semua orang harapkan.
“Ya, Alhamdulillah pada hari ini kita menghadiri undangan May Day yang hari buruh sedunia. Alhamdulillah berjalan lancar dan sesuai kita harapkan,” ucapnya.
Joni menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh ini merupakan momen yang tepat untuk menyampaikan langsung aspirasi atau tuntutan-tuntutan dari para buruh atau pekerja pada pemerintah ataupun pihak terkait.
“Ya Pemerintah Kutai Timur bersama eksekutif, legislatif, bersinergi, artinya kita kasih porsi untuk buruh ini. Nah, menurut kami yang terbaik porsi ini ya di polder ini. Tidak ada menganggu aktivitas di jalan-jalan, kan,” ujarnya.
Joni katakan bahwa ia tak persoalkan pilihan para buruh yang terbagi dalam dua titik aksi, selama aksi yang mereka lakukan damai dan kondusif. Mengingat, aksi yang mereka lakukan di area Bukit Pelangi diketahui memang sudah mengantongi izin dari pemerintah.
“Walaupun hal-hal yang lain yang mungkin itu memang Ada hal-hal yang lain yang mungkin itu memang, Ketika mereka menghendaki itu ya pemerintah juga tidak menolak, laksanakan saja yang penting tertib, tidak menganggu lalu lintas,” tandasnya.
Namun ia menjelaskan bahwa mereka yang mengikuti agenda peringatan Hari Buruh di Lapangan Polder Ilham Maulana, Jalan Poros Dayung aspirasinya akan relatif lebih terakomodir lantaran beberapa unsur yang memang menjadi sasaran tuntutan para massa aksi memang dihadirkan disana.
“Tapi fokus kita fokuskan di sini. Jadi sehingga apa-apa yang disampaikan buruh itu bisa terakomodir. Karena semua di sini ada. Dari Dinas terkait, dari apa keamanannya. Sehingga bisa langsung memantau lah usulan-usulan dari buruh itu,” pungkasnya.ADV







