Kominfo Kutai Timur

dr Bahrani Bantah Ada Kasus Gagal Ginjal di Kutim

Loading

Kutai Timur – Belakangan ini Kutim dihebohkan oleh informasi adanya anak  yang mengalami gagal ginjal akibat menkonsumsi obat cair. Menanggapi informasi terkait dugaan ditemukannya kasus tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur dr Bahrani Hazanal membantah adanya temuan kasus gagal ginjal akut misterius pada anak Kabupaten Kutai Timur.

“Di Kutim sampai sekarang belum ada laporan, memang kemari ada laporan, tetapi ternyata itu pasien lama yang sudah tahunan. Jadi tidak ada sangkut pautnya dengan kasus gagal ginjal AKI (acute kidney injury), pada anak. Sedangkan untuk kasus baru di Kutim belum ada” Ujar dr Bahrani Hazanal.

Kendati demikian, Bahrani tidak menafikan jika usai dilakukan pemeriksaan terhadap obat-obatan yang dikonsumsi memang mengarah ke sana.

“Setelah dilakukan pemantauan obat-obatan itu, ternyata ya memang arahnya menuju ke situ. Jadi gara-gara obat tambahannya seperti pemanis untuk menguatkan rasa obat,” ungkapnya.

Mantan RSUD Kudungga itu juga mengaku untuk di Kalimantan Timur sendiri, juga belum ada temua kasus. Meski banyak beredar kabar bahwa terjadi di Balikpapan.

Tetapi setelah dilakukan pelacakan ternyata tidak ada kasus dan malah dilemparkan ke PPU yang ternyata juga tidak dapat melacak di mana kasus tersebut ada.
“Saat kita konfirmasi ke Balikpapan, ternyata mereka bilang tidak ada, malah bilang kalau di PPU yang ada. Nah, PPU sendiri saja bingung, bagian mana yang ada mereka tak bisa melacak,” imbuhnya.
Dengan ini, Bahrani menegaskan untuk di Kaltim, khusus Kutim belum ada kasus terkait gagal ginjal akut yang disebabkan oleh obat.
Menurutnya, obat-obatan tersebut hanya beredar di Jabodetabek saja. Dan sudah ada lima jenis obat yang ditarik dar edaran, yang diindikasikan penyabab gagal ginjal akut tersebut. (Adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button