DPRD Kutim Ajukan Inisiatif 9 Ranperda, Agusriansyah: Semua Prioritas

![]()
Sangatta, Citizens.co.id – Agusriansyah Ridwan, Anggota Komisi D DPRD Kutim menyampaikan kepada tim media setelah selesainya sidang paripurna ke-25 DPRD yang membahas dua Ranperda terkait Pengelolaan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran serta terkait Ketertiban Umum.
Ia menyampaikan bahwa total terdapat sekitar 19 Ranperda yang berasal dari pemerintah dan juga kurang lebih 9 yang berasal dari inisiatif DPRD.
“Kalau yang masuk di Propem Perda kurang lebih 19 yang dari pemerintah dan kurang lebih 9 yang dari inisiatif DPRD,” ujarnya.
Disampaikan olehnya bahwa tahun ini pun ia akan menyelesaikan 2 ranperda sebagai lanjutan dari pembahasan tahun 2023 lalu terkait Pangarusutamaan Gender dan HIV.
Agusriansyah juga menyampaikan bahwa semua Perda tersebut telah melewati tahap verifikasi dan memiliki keterdesakannya masing-masing.
“Saya rasa itu sudah melalui sebuah verifikasi jadi itu dianggap urgent semua sudah, karena sebelumnya misalnya dari pemerintah bisa sampai ada 30-40,” terangnya.
Hal tersebut ia katakan karena sebelum mencapai jumlah tersebut awalnya peran Perda yang diajukan oleh pemerintah bisa mencapai 40 dan juga yang berasal dari inisiatif DPRD sampai berjumlah puluhan yang kemudian diseleksi hingga tersisa 9.
“Itu sudah di disepakati skala prioritasnya, makanya terpilih kurang lebih 19, begitu juga yang inisiatif teman-teman di DPRD itu kan bisa sampai berpuluh-puluh juga dan akhirnya kita sepakati 9,” tandasnya.
Disampaikan olehnya bahwa dari poin-poin tersebut ia percaya diantaranya adalah tentang bagaimana aturan tentang perkebunan yang berkelanjutan, yang didalamnya dikorelasikan dengan transportasi alat timbang sampai hilirisasi yang hal-hal tersebut dinilai sangat prioritas bagi kesejahteraan masyarakat.
“Nah dari poin-poin itu saya rasa diantaranya adalah soal bagaimana ada aturan perkebunan secara berkelanjutan, yang di dalamnya bagaimana dikorelasikan dengan tentang misalnya transportasi, misalnya tentang sawit, di antaranya juga soal alat timbang, diantara soal hilirisasi, dan lain sebagainya, nah ini menurut kami sangat-sangat prioritas,” pungkasnya.ADV






