AdvertorialDPRD Kutai Timur

Agusriansyah Sambut Tantangan IKN Dengan 3 Misi Yang Ia Miliki

Loading

Sangatta, Citizens.co.id – Anggota Komisi D DPRD Kutim, Agusriansyah Ridwan dalam melanjutkan karir politiknya ke tingkat DPRD provinsi Kalimantan Timur menegaskan bahwa ia akan membawa tiga misi dalam menjalani masa pengabdiannya.

Agusriansyah mengatakan bahwa misi yang pertama merupakan misi persaudaraan di mana ia ingin menciptakan suasana yang kondusif di Kalimantan Timur di tengah-tengah kultur dan budaya yang sangat beragam.

Ia juga memandang bahwa perbedaan adalah sebuah Rahmat dan juga kekuatan apabila tujuan dalam mewujudkan Kalimantan Timur yang maju dapat dijadikan satu kesatuan.

“Bahwa perbedaan itu adalah Rahmat, perbedaan itu adalah kekuatan manakala tujuannya itu adalah menjadi satu dalam rangkaian untuk bagaimana memajukan Kalimantan Timur, itu yang pertama,” ujarnya.

Dilanjutkannya, misi yang kedua merupakan misi kemanusiaan yang berarti pemenuhan atas hak-hak asasi manusia tanpa adanya diskriminasi ataupun ketidakadilan baik dalam perspektif pembangunan yang merata ataupun yang lainnya.

Dalam hal kemanusiaan ia memandang tanpa membeda-bedakan Apakah itu perseorangan ataupun komunitas hak-hak asasi harus betul-betul dilindungi baik dalam sisi budgeting maupun dalam sisi legislasi perlindungan daerah.

“Perspektif perseorangan, komunitas dan lain sebagainya. Itu harus betul-betul dilindungi. Baik dalam sisi budgeting, dalam sisi legislasi perlindungan peraturan daerah, dan lain sebagainya,” tuturnya.

Sebagai misi yang ketiga yaitu integritas Agus Riansyah menerangkan bahwa ia ingin menciptakan sumber daya manusia yang dapat menyampaikan kritik kritik yang koruptif dan tidak mudah terombang-ambing akibat suatu isu yang mengakibatkan kelebihan pendirian sehingga membuat kita mudah untuk tidak fokus terhadap masa depan Kalimantan Timur.

Agusriansyah mengatakan bahwa melalui tiga misi yang ia miliki sejak maju menjadi anggota dewan ia perlu melakukan elaborasi dalam sistem kebijakan dalam menyambut tantangan hadiriyah Ibu Kota Nusantara.

“Tantangan ke depan dengan menjadinya IKN, saya rasa dengan tiga tagline yang saya miliki sejak saya maju menjadi anggota dewan ini perlu dielaborasi dalam sisi kebijakan baik dalam sisi peningkatan sumber daya alam maupun sumber daya manusia,” pungkasnya.ADV

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button