SDM Menjadi Salah Satu Faktor Lambatnya Pekerjaan Multiyears

![]()
Sangatta, Citizens.co.id – Asti Mazar, sebagai Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berupaya mewujudkan Kutim sebagai Kabupaten Layak Anak.
Ia menuturkan pula, dalam mensukseskan program nasional target penurunan angka stunting, ia pun akan segera memanggil pihak terkait untuk mencari tahu lebih lanjut rincian masalah dan merumuskan jalan keluarnya.
“Kalau memang itu stunting nanti juga mau akan dibahas kita panggil dinas terkaitnya, gak ada masalah supaya jelas rumusnya,” pungkasnya.
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) tersebut juga menegaskan bahwa pihaknya akan mendorong agar setiap pihak dapat menghadirkan terobosan-terobosan dalam mensukseskan target nasional tersebut.
“Ya nanti saya Kami genjot, kami tanyakan ini ada apa kita mau ada terobosan-terobosan. yah salah satunya juga di LPAI tadi ditanyakan terobosannya apa,” bebernya.
Asti Mazar menyatakan bahwa harus ada tindakan sebagai bentuk keseriusan dalam turut berkontribusi menggagas program-program dalam rangka menurunkan angka stunting di Kutim.
Hal tersebut karna pemerintah Kutim sudah menyediakan anggaran untuk merealisasikan target-target tersebut. “Ya harus harus ada tindakan, tindak lanjut karena kalau masalah anggaran sebenarnya ada, tinggal tindaklanjutnya,” terangnya.
Disisi lain, terkait tanggapannya terhadap proyek multiyears yang saat ini mangkrak, Asti menyampaikan bahwa salah satu faktor yang menjadi penyebabnya adalah masalah dari sisi Sumber Daya Manusia (SDM).
“Karena begini, contoh Misalnya ‘ini kenapa kok belum jalan?’ gitu ya. Kenapa kok belum jalan apa nih PU Perkim misalnya ketika ditanya. Kan yang sering lambat berjalan 2 itu. Pu perkim kenapa nih lambat jalan?,” terangnya.
Ia melanjutkan, “Yang mereka sampaikan pasti terkait SDM. SDM mereka kurang. satu, personil mereka kurang. Saya bilang bagaimana caranya bisa menambah? ternyata mereka harus punya sertifikasi,” sambungnya.ADV







