Bupati Kutim Apresiasi Capaian STIENUS dan Dorong Pengembangan Potensi Daerah

![]()
Sangatta, Etensi.com – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi capaian Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Nusantara (STIENUS) Sangatta yang telah menghasilkan sekitar 3.500 Sarjana Akuntansi dan Manajemen. Ia juga mendorong STIENUS untuk terus mengembangkan potensi daerah, terutama di bidang agrobisnis dan agroindustri.
Apresiasi tersebut disampaikan Ardiansyah saat menghadiri wisuda ke-XI STIENUS Sangatta di Ruang Akasia Gedung Serba Guna (GSG) Bukit Pelangi, Sabtu (18/11/2023). Dalam kesempatan itu, Ardiansyah juga menyampaikan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Kutim tahap pertama tahun 2005-2025 hampir selesai.
“Grand desainnya adalah Agrobisnis dan Agroindustri,” ujar Ardiansyah. Ia menjelaskan bahwa saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang akan membangun pabrik minyak goreng, margarin, dan biodiesel dari turunan kelapa sawit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy.
Ardiansyah juga menyampaikan pesan Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) terkait RPJPD 2025-2045. Menurut Bappenas, Kabupaten Kutim tidak lagi didefinisikan sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN), tetapi menjadi Super Hub atau menjadi tulang punggung perekonomian nasional dalam mendukung IKN.
“Kutim harus mengembangkan potensi-potensi yang dimilikinya. Sesuai yang dipaparkan Bappenas ada 7 potensi yaitu pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, kelautan, pariwisata dan kehutanan,” jelas Ardiansyah.
Terakhir, Ardiansyah menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung keberadaan perguruan tinggi di Kutim dalam mencetak SDM yang unggul. Ia berharap para wisudawan STIENUS nantinya bisa memberikan kontribusi dalam pembangunan sesuai disiplin ilmu yang telah didapatkan.
“Kalau STIPER dan STAIS kemarin 5 wisudawan terbaiknya kita berikan beasiswa untuk melanjutkan S2. Sekarang untuk STIENUS juga akan kita berikan beasiswa S2 bagi 5 wisudawan terbaiknya,” kata Ardiansyah.(Adv)








