Peringatan May Day Masih Ditemukan Perusahaan Yang Tak Liburkan Karyawan

![]()
Sangatta, Citizens.co.id – Memperingati Hari Buruh pada 1 Mei kemarin, atau yang lebih dikenal sebagai May Day, seharusnya merupakan momen di mana para pekerja diberi kesempatan untuk merayakan dan menghargai kontribusi dan karya mereka.
“Pada hari ini, hari Rabu, tanggal 1 Mei 2024, rekan-rekan serikat buruh, seluruh Indonesia, dalam melaksanakan peringatan May Day. Dan saya pribadi memberikan apresiasi kepada rekan-rekan serikat buruh yang melaksanakan hari May Day pada hari ini,” tuturnya.
“Dan saya juga memberikan apresiasi kepada pemerintah dan juga memberikan dukungan terhadap pelaksanaan May day hari ini,” sambungnya.
Anggota DPRD Kutim Komisi A, Basti Sangga Langi menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh 1 Mei ini dijadikan hari libur nasional merupakan sebuah perjuangan. Untuk itu sudah sewajarnya para pekerja mendapatkan kesempatan libur untuk menghargai peringatan May Day tersebut.
Lebih lanjut, ia menuturkan “Saya ingin sampaikan ke seluruh rekan-rekan pekerja bahwa Hari May Day ini adalah sejarah, sejarah buat kita para pekerja. Yang mana dulunya May Day ini tidak dianggap sebagai hari libur resmi. Tapi buat perjuangan kita sehingga 1 Mei ini menjadi libur nasional. Sehingga di dalam pelaksanaan May Day seharusnya para pekerja itu libur menghargai hari peringatan satu May day,” tandasnya.
“Tetapi kita melihatnya bahwa memang banyak kendala yang harus terjadi ketika May Day ini akan dilaksanakan oleh para pekerja,” sambungnya.
Dalam pernyataannya, Basti menyatakan keprihatinannya lantaran meskipun May Day merupakan hari libur nasional, namun masih ditemukan perusahaan yang melakukan intimidasi kepada karyawan sehingga mengganggu hak pekerja untuk merayakan dan menghargai peringatan tersebut.
“Terus sama perusahaan-perusahaan banyak yang mengintimidasi terhadap karyawan-karyawannya yang akan ikut melaksanakan May Day dengan alasan mengganggu operasional, produksi,” pungkasnya.ADV








