Tanggapi Pilkada, Arfan: Kalau PKS Tidak Mau Saya Tidak Maju

![]()
Sangatta, Citizens.co.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) senantiasa berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan yang maju dan merata bagi masyarakat Kutim dalam rangka meningkat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Dalam eksekusi pembangunannya, tak dipungkiri hadir pula kendala maupun tantangan yang mendorong pemerintah Kutim untuk dapat menghadirkan pemecahan dalam komitmennya mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Wakil Ketua ll DPRD Kutai Timur, Arfan mengatakan kepada tim media bahwa dari temuan pansus DPR di Kutim, terdapat dua program multiyears yang saat ini tidak berjalan sesuai yang direncanakan. Dua program pembangunan tersebut yaitu pembangunan Pasar dan juga pembangunan masjid.
“Ya, temuan hasil pansus DPR Kabupaten Kutai Timur diperkirakan dua obyek itu tidak berjalan. Masjid sama pasar kalau tidak salah. Sehingga saya kira ini kan kalau tidak berjalan anggarannya pasti kembali ke negara,” terangnya.
Disisi lain, Arfan juga mengaku bahwa dirinya telah dipanggil oleh DPP Nasdem Kutim yang mendiskusikan tentang Pilkada yang akan tiba dalam waktu dekat. Arfan menegaskan bahwa dirinya tidak akan maju apabila tidak bersama dengan partai PKS.
“Saya dipanggil di DPP, bagaimana soal Pilkada selalu saya bilang kalau tidak dengan PKS, saya tidak maju. Lalu kalau PKS tidak mau, ya saya tidak maju,” tegasnya.
Menanggapi pertanyaan apakah dirinya memiliki opsi plan B, ia justru menyodorkan nama-nama kader lain untuk ia rekomendasikan dalam hal maju bertarung di Pilkada.
“Ada kader lain, ada Pak Ismail, ada Dona yang sudah kita sudah komunikasi mungkin bisa coba mendaftar dengan partai lain, mungkin juga bersama PKS,” pungkasnya.ADV








