Pemkab Kutai Timur Alokasikan Rp 125 Miliar untuk Bangun dan Tingkatkan Sistem Drainase

![]()
Sangatta, Citizens.co.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berupaya untuk mencegah terjadinya banjir di wilayah perkotaan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membangun dan meningkatkan sistem drainase.
Pada tahun 2023, Pemkab Kutim mengalokasikan anggaran sebesar Rp 125 miliar untuk membangun dan meningkatkan empat titik drainase di Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.
Keempat titik tersebut adalah Pembangunan drainase Jalan Kabo dengan anggaran Rp 28 miliar, Peningkatan drainase Jalan Dayung, Sidodadi, Ilham Maulana hingga Singa Gembara dengan anggaran Rp 40 miliar, Pembangunan drainase di Jalan HM Ardan Kecamatan Sangatta Selatan dengan anggaran Rp 35 miliar, Pembangunan saluran drainase di Jalan APT Pranoto-Wolter Mongonsidi dengan anggaran Rp 25 miliar.
Sebelumnya, Pembangunan dan peningkatan drainase ini ditandai dengan groundbreaking oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman pada Minggu (21/10/2023) yang lalu.
Bupati Ardiansyah berharap, pembangunan dan peningkatan drainase ini dapat selesai sesuai target, yaitu tahun depan. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi risiko banjir dan genangan air di wilayah Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.
“Saya berharap masyarakat juga dapat ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di sekitar drainase. Jangan membuang sampah sembarangan, karena dapat menyebabkan penyumbatan drainase dan menimbulkan banjir,” kata Ardiansyah.
Hujan dengan intensitas yang cukup tinggi di Kutim dan sekitarnya, kerap menimbulkan banjir dan genangan air di sejumlah daerah pemukiman padat penduduk yang tak memiliki sistem drainase yang cukup baik. Sampah yang dibuang sembarangan di saluran drainase menjadi salah satu penyebab terjadinya sumbatan drainase.(Adv)








