Pemkab Kutim

Harapan Bupati: Upaya Pemkab Kutim Jaga Keamanan Informasi dengan Baik

Loading

Sangatta, Citizens.co.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menjadikan keamanan informasi sebagai prioritas. Hal ini disampaikan oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Menurut Bupati Ardiansyah, keamanan informasi merupakan hal yang penting untuk menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi. Informasi merupakan aset berharga yang dapat mengakibatkan kerugian finansial jika bocor atau hilang.

“Kita harus menanamkan kesadaran keamanan informasi. Terutama di kalangan admin website dan media sosial yang menjadi prioritas dalam menjaga keamanan informasi di setiap perangkat daerah,” kata Bupati Ardiansyah pada Jumat (27/10/2023).

Sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM di bidang teknologi, maka sosialisasi keamanan jaringan dan persandian yang digelar pada Senin 23 oktober 2023 lalu. Salah satu fokusnya adalah meningkatkan keamanan data dan informasi di lingkungan Pemkab Kutim.

Melalui kegiatan itu diharapkan dapat mencegah risiko kejadian tidak diinginkan dalam pengelolaan website dan media sosial organisasi perangkat daerah (OPD). Dengan demikian, nama institusi yang meliputi kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi tetap terjaga.

“Kesadaran menjaga keamanan informasi menjadi kunci dalam menjaga aset, karena informasi adalah aset berharga. Kebocoran informasi dan kegagalan sistem dapat mengakibatkan kerugian finansial,” imbuhnya.

Ia menambahkan implementasi keamanan informasi pada OPD dapat dilakukan dalam beberapa tindakan. Hal ini seperti backup data, penggunaan kata sandi yang kuat, kebijakan pembuatan, penggunaan perangkat terpisah.

Kemudian, penggunaan koneksi jaringan yang aman, pemberian izin hanya dengan surat perintah, kewaspadaan dalam mengakses tautan, dan penggunaan perangkat lunak terpercaya.

Menurut Ardiansyah, insiden yang berkaitan dengan keamanan telah menjadi masalah global dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini telah memengaruhi berbagai organisasi dan individu. Dampaknya bisa mencakup kerugian finansial, kerusakan reputasi, bahkan hilangnya nyawa.

“Oleh karena itu, pencegahan kejadian keamanan menjadi prioritas utama. Penanganan kejadian keamanan harus dilakukan dengan hati-hati dan terkoordinasi, mulai dari persiapan hingga pemulihan pascakejadian,” ujarnya.

Bupati Ardiansyah berharap, dengan upaya yang dilakukan oleh Pemkab Kutim, keamanan informasi di lingkungan Pemkab Kutim dapat terjaga dengan baik.(Adv)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button