Yan Akan Tindaklanjuti Aduan Perusahaan Yang Diduga Langgar Iuran BPJS Pekerjanya

![]()
Sangatta, Citizens.co.id – Aduan tentang adanya dugaan perusahaan yang tidak menyalurkan iuran BPJS pekerjanya yang disampaikan pada Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kutai Timur, Yan, ditanggapi dengan serius dengan memutuskan untuk mencari tahu terlebih dahulu informasi lebih menyeluruh.
Disampaikan pada Yan bahwa para pekerja tersebut telah mengalami pemotongan gaji perihal iuran BPJS, namun ketika diusut ternyata iuran itu tidak disalurkan pada pihak BPJS oleh perusahaan.
Yan menjelaskan bahwa ada kemungkinan bahwa kesalahan tersebut ada pada oknum tertentu yang belum menyalurkan iuran tersebut ke BPJS. Hal tersebut diungkapkan oleh Yan lantaran sudah sering ia temui hal serupa dilapangan dalam pengalamannya.
“Begini, kita ketemu beberapa kasus di dalam perusahaan tertentu. Memang benar dipotong sudah gaji mereka, ternyata oknum tertentu belum menyalurkan itu kepada BPJS. Sehingga BPJS mereka sudah mati,” ujarnya.
“Mereka yang ternyata oknum tertentu belum menyalurkan itu ke BPJS sehingga BPJS ada yang sudah mati, (karena) belum menyalurkan (iuran) itu ke BPJS sehingga (pihak) BPJS ada yang menyatakan sudah mati karena tidak menyetor, itu sering kita temukan, tapi tidak semua,” lanjutnya.
Yan menegaskan, jika memang itu perbuatan oknum tertentu, maka dapat disimpulkan bahwa pelanggaran bukan terletak pada perusahaannya. “Tapi bukan karena pelanggaran perusahaannya tetapi karena oknum yang berada di perusahaan tersebut yang mengurusi,” tuturnya.
Yan menambahkan, bahwa kemungkinan lain yang dapat terjadi adalah ketika si pekerja ternyata berasal dari luar daerah, maka biasanya akan terjadi kendala dalam hal administrasi dalam kepengurusan BPJS-nya.
“Kita sering ketemu kasus yang sama. Tapi memang ada beberapa yang terkendala dengan administrasi misalnya dengan rekan-rekan kita yang dari luar sudah menjadi karyawan terkendala dalam hal mengurus BPJS,” katanya.
Yang sekali lagi menekankan bahwa sebelum mendapatkan informasi yang menyeluruh ia tak dapat menjawab secara spesifik untuk itu ia berjanji akan melakukan tindak lanjut untuk menginventarisasi aduan tersebut.
“Itu yang sering kita ketemukan terkait kasus-kasus yang disebut, ya sekali lagi saya bilang kita belum bisa menjawabnya karena kita belum tau secara spesifik terkait kasus yang mana yang diangkat pada hari ini, makanya nanti akan kita tindaklanjuti untuk kita inventarisir,” tandasnya.ADV








