AdvertorialDPRD Kutai Timur

Lanjut ke Provinsi, Agusriansyah Upayakan Pemerataan Anggaran Ke Kutim, Berau dan Bontang

Loading

Sangatta, Citizens.co.id – Agusriansyah Ridwan, Anggota Komisi D DPRD Kutim terus berupaya mewujudkan komitmennya dalam hal pemerataan baik dari segi ekonomi pembangunan maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ditemui usai menghadiri acara Pengukuhan Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Kabupaten Kutai Timur, ia mengatakan bahwa dalam rangka melanjutkan kepemimpinannya ke tingkat Provinsi Kalimantan Timur ia akan membawa tiga misi yaitu misi Persaudaraan, misi Kemanusiaan, serta misi Integritas.

“Ya tentunya kalau bicara misi, saya punya tagline, pertama adalah persaudaraan, yang berarti kalau misi persaudaraan adalah bagaimana menciptakan kondusifitas di Kalimantan Timur di tengah-tengah kultur budaya yang ada,” ujarnya.

Ia berkata bahwa perbedaan adalah sebuah Rahmat yang dapat menjadi kekuatan apabila menjadikan satu tujuan dalam rangkaian untuk menciptakan Kalimantan Timur yang maju.

Dalam misi kemanusiaannya Ia juga berkomitmen untuk berupaya melindungi hak-hak asasi manusia secara merata baik dalam perspektif perseorangan, komunitas maupun yang lainnya.

Lebih lanjut, dalam misi integritas ia berkomitmen akan menciptakan sumber daya manusia yang memiliki kritik-kritik konstruktif agar tak mudah terombang-ambing oleh suatu isu yang melabilkan pendirian sehingga menghilangkan fokus terhadap Kalimantan Timur ke depan.

Agusriansyah mengatakan bahwa dengan tiga misi yang ia pegang sejak menjadi anggota dewan ia akan menyambut tantangan ke depan dalam hadirnya IKN di Kalimantan Timur dengan mengelaborasi dalam sisi kebijakan.

“Tantangan ke depan dengan menjadinya IKN, saya rasa dengan tiga tagline yang saya miliki Sejak saya maju menjadi anggota dewan ini perlu dielaborasi dalam sisi kebijakan baik dalam sisi peningkatan sumber daya alam maupun sumber daya manusia,” tuturnya.

Ditambahkannya bahwa di antara hal yang akan dia lakukan nanti adalah bagaimana bantuan keuangan dapat dikomunikasikan dan dikoordinasikan agar secara anggaran dapat digiring ke Kutai Timur, Berau dan Bontang.

“Tentunya nantinya saat kita masuk yang paling pertama yang akan saya lakukan adalah melakukan pencermatan terhadap nomenklatur, bahwa apa saja yang bisa diperjuangkan secara regulasi, apa saja yang bisa dibantu pemerintah provinsi dalam memikirkan pengembangan, sehingga infrastruktur dasar di Kalimantan Timur itu berjalan,” pungkasnya.ADV

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button